Arya duduk disamping tempat tidur Anna sambil memperhatikan wanita itu
"kamu tenang saja... dia baik baik saja, paling ada sedikit trauma dengan apa yang baru saja menimpanya, perawat akan menjaganya... perawat akan pulang jika infus sudah habis" Lily menjelaskan
"Terima kasih..."Arya memegang tangan dr.Lily, wanita itu tersenyum dan menepuk pundak sahabatnya itu
"kamu juga harus istirahat, jangan lupa ganti plester di kepalamu...aku sudah ada taruh di kotak obat" kata lily sambil meninggalkan kamar
Arya merasa sangat lelah hingga ketiduran di atas tempat tidur di sebelah Anna dan tidak menyadari Anna sudah bangun dari tidurnya
Anna memperhatikan wajah Arya yang sedang tertidur pulas, Anna merasa bersalah pada Arya bahkan Anna merasa kagum dan tersentuh hatinya saat melihat Arya melawan para preman untuk dirinya, mungkin terjadi hal yang sangat buruk jika Arya tidak datang menolong ya
seharusnya Anna berharap Irvan yang datang menolongnya tetapi pria yang selama ini ditolaknya lah yang datang untuk menyelamatkan dirinya
terlihat Arya bergerak dan membuka matanya, Anna yang menyadari itu pura pura tidur karena dia merasa malu
Arya bangun dan melihat perawat sedang siap siap pergi, di karena Arya terbangun perawat melaporkan keadaan Anna pada pria itu
"Nyonya Anna sudah tidak ada yang di khawatirkan lagi, demamnya juga sudah turun...nanti di minumkan lagi obat dari dokter...saya permisi pak Arya..."perawat pamit untuk pulang
Arya menganggukan kepalanya sambil mendekati Anna yang terlihat masih terlihat tertidur, Arya menyentuh kening wanita itu untuk memastikan demamnya benar benar turun
Arya berjalan keluar dari kamar untuk mencari bibi di dapur, Anna membuka matanya saat Arya keluar dari kamar
"ada apa dengan perasaanku ini... kenapa aku merasa gugub" Anna bingung dengan perasaannya sendiri
****
Arya di dapur sedang menata bubur dimangkuk dan dia membawanya ke kamar Anna
"Bilang dokter keadaanmu sudah membaik dan kamu tidak usah khawatir.... aku membawakanmu bubur dari tadi malam kamu belum makan" Arya duduk di samping tempat tidur dan menyuapi Anna dengan bubur yang di bawanya, tidak ada penolakan dari wanita itu dia mengikuti saja apa yang di lakukan Arya, pria itu dengan telaten memberikan bubur pada Anna sampai habis setelah itu dia memberi obat sesuai arahan dokter
"kamu istirahat lagi.... jangan pikirkan apa apa dulu, setelah kamu sehat silahkan kamu melakukan apa yang kamu mau...." kata Arya
"terima kasih...."Anna akhirnya bersuara
"sudah tugasku untuk melindungimu....."kata Arya
"Kenapa kamu masih mau melakukannya...padahal aku sudah banyak menyakitimu..."
"karena kamu masih istriku yang sah...."Arya meninggalkan kamar
bersambung....