Sudah Pertengahan Desember Saja
Hujan dari awal November juga belum Berakhir
sudah sebulan zooy berusaha Untuk kuat menghadapi kenyataan
Abigail?
Zooy sudah sedikit menerima Kenyataan akan kepergian sahabatnya itu
namun Ivander...
malam malam dilalui zooy dengan Tanda tanya yang besar
mengapa ivander bisa sekejam itu terhadap dirinya
kenapa ivander tiba-tiba saja berubah tanpa alasan?
Desember adalah bulan yang dinanti oleh Gadis-Gadis yang berpacaran dengan siswa Seminari.
entah itu seminari menengah atau seminari tinggi.
namun,kali ini zooy benar- benar merasa tidak ada Yang ditunggunya
kado natal dari ivander Membuat Desember yang dinanti nantikan untuk pertemuan menjadi duka.
***
"Lihat deh,Denger-denger semenjak sahabatnya abigail meninggal dia jadi murung dan gk banyak bicara.terus kyk punya ganguan jiwa gitu"
ucap seorang gadis dari beberapa gadis lain yang sedang berkerumun Di depan lorong pastoran
ke telinga anak-anak di lingkunganya
"Iyah weh,denger-denger juga nih yah dari temen-temen gw yang di seminari dia udan diputusin sama si ivander.kasian Banget" Sambung seorangnya lagi dengan nada sedikit berbisik
ternyata berita Tentang kandasnya hubungan zooy dan ivander sudah sampai
zooy yang berusaha untuk tetap tenang dengan cemohan, berjalan melewati kerumunan gadis-gadis itu dengan langkahnya yang tenang.
ia masih sempat menebarkan senyum ramahnya ke arah kerumunan remaja putri yang baru saja membicarakanya
zooy tahu bahwa dirinya sedang di bicarakan oleh mereka.
namun gadis itu memilih untuk tidak memperdulikanya
satu minggu sebelum natal,para Remaja katolik mengadakan bakti sosial untuk membersihkan gereja dan pastoran.
zooy ikut serta dalam bakti sosial itu,Tanpa teman
"Hey"
seorang gadis berambut pirang dikuncir kuda menghampiri Zooy yang sedang duduk sendirian di ujung lorong menuju pastoran
zooy menoleh ke arah gadis itu,Tidak terlalu tinggi,kulit sawo mateng dan mata yang indah
dan ini adalah kali pertama zooy bertemu denganya
"Aku celine"
sembari mengulurkan tanganya ke arah zooy
gadis itu bermaksud untuk berkenalanan
refleks zooy mengulurkan kembali tanganya
"Zooy" dengan senyum ramahnya
"Mau berteman denganku?" tanya celine
zooy terheran-heran
apakah gadis ini tidak tahu apa yang terjadi pada zooy belakangan ini?
semua teman-teman zooy menjauhinya karena berpikir bahwa zooy gila dan bertingkah aneh setelah kepergian abigail
zooy mengaguk mengiyahkan
"btw,gw baru pindah dari cirebon. ikut papa sama mama nugas disini"
jelas gadis itu karena merasa dirinya diterima zooy sebagai temanya
"Kuliah?" tanya zooy
" Tahun depan baru masuk kuliah.Kamu?"
"Sama"
melihat zooy yang sedikit berbicara dan juga kaku terhadapnya gadis Itu Berusaha untuk lebih mengidupkan suasana
"Eh kan gw orang baru Nih kan,Mau Gk nanti Natalanya bareng gw juga?"
Zooy terdiam sejenak
"Aku dijauhi remaja seusiaku karena mereka mengira aku Gila" jelas Zooy
"Gapapa Gw juga kok"
Gadis itu menatap zooy paham
zooy tersenyum Ke arahnya
celine sangat pandai bergaul.
ia mampu menghangatkan suasana
"Pulang bareng gw mau gk?" tanya celine
"gw bawa motor"
"Gapapa bareng gk harus goncengan Kan Hahaha" celine tertawa kecil sembari mengeluarkan kunci mobil dari saku celana jeansnya
"Rich girl" gumam zooy dalam hati
sambil tertawa-Tertawa kecil mereka berjalan menuju parkiran
sudah jam 6 malam
beberapa remaja juga sudah beranjak pulang
beberapa mata tertuju ke arah mereka Ketika Celine Mulai Membuka Pintu Mobilnya.
bagaimana Tidak
mobil yang dikendarai celine adalah type Aventador Superveloce Dengan desain Kenalpot yang unik membuat semua mata tertuju ke arah mereka
"Really Reach" gumam Zooy dalam Hati
"Besok gw Jemput Yah,Bareng gw Aja.bokap beda Mobil" teriak celine dari dalam mobil mewahnya itu
"Tapi Lo Gk Tau Rumah Gw"
"Ntar gw anterin Sampai depan pintu masuk" jelas Celine menyakinkan gadis itu
zooy mengedarai scoopy Miliknya Dikawal Celine Dari Belakang Mengunakan Aventador Superveloce nya
kelihatanya Celine Sudah Sangat Menguasai Mesin- mesin mobil itu dengan baik
***
zooy tampak elegan mengenakan Gaun gold pas badan sepanjang betisnya dipadukan dengan hells berwarna gold dan tas putihnya keluar dari Mobil
menyusul celine dengan dress putih tidak terlalu panjang,tidak pas badan Namun Enak Dipandang
keduanya tampak seperti Kaka Beradik
berbeda dari Zooy, celine Tampak Memakai Sedikit perona Mata Dan Mengambar alisnya
24 desember
misa Berjalan Dengan sangat baik
ramai sekali
kerlap kerlip Lampu Pohon natal membuat kehangatan malam natal itu menjadi lebih bermakna.
Hujan
hujan Dimalam natal Memang selalu jadi momen yang paling berbeda
Banyak orang sudah berdiri di muka Gereja
juga di depan pastoran
lorong-lorong pun dipenuhi remaja- remaja laki-laki
sembari menunggu hujan reda
zooy dan Celine duduk di sebuah bangku kayu,Mereka Tidak Menunggu Hujan Redah Untuk Pulang
akan Tetapi Mereka lebih memilih menikmati suasana Hujan Malam Natal itu di gereja
ada beberapa Siswa Seminari yanh di lihat zooy namun ia tidak melihat ivander malam itu.
mungkin ivander tidak Pulanh Libur Desember kali ini
"Zooy!"
panggil seorang pria mengenakan kameja putih dari kejauhan berjalan menghampiri zooy dan celine
"Arthur?"
Zooy melangkah Kecil Mendekati pria Yang sedang Berjalan menuju mereka
"Aku turut berduka atas kepergian abi" Pria itu menepuk pelan pundak zooy
dia adalah ino,teman sekelah ivander.
Zooy menunduk menarik nafasnya Panjang lalu Menatap Arthur
"Kau tahu,Separuh kebahagiaanku dibawa pergi oleh abi"
"Gadis yang malang,Aku baru akan mengunjunginya Besok Setelah Hari raya natal" jelas Arthur
celine hanya memperhatikan keduanya sembari menikmati suasana hujan dimalam itu
"Zooy,Kau baik-baik saja?" tanya Arthur seakan Tahu ada hal lain yang membuat Gadis Itu tampak Murung selain kepergian abigail
zooy berusaha membendung airmatanya Dan Terlihat Kuat Di hadapan Arthur
"Dimana Ivander"
"Ku pikir Kau Kesini Bersamanya zooy"
gadis Itu Tersenyum lemah Ke Arah Arthur
"Dia memblokir semua sosial mediaku dan tidak menghubungiku sama sekali selama satu bulan terakhir ini,Kami Sudah Berakhir Arthur" jelas Zooy menahan Tangis
sesakit itu jika ada yang menyebut nama ivander
Arthur memandang zooy dengan penuh Rasa Iba
ia tahu,Zooy pasti sangat terpukul
apalagi Ivander temanya adalah tipe pria Yang sangat bucineble. zooy adalah gadis yang membuatnya bolos sampai mendapat surat panggilan
"Akan kubicarakan denganya mengenai hal ini,Aku tahu Dia masih mencintaimu"Arthur berusaha Meyakinkan Zooy Bahwa Semuanya Akan Baik Baik Saja
"Kami ada Pertemuan Di Pastoran Sebentar Lagi,Aku Ingin Mengantarmu namun Kau Tahu Keadaanya Zooy" jelas Arthur
"Tidak Apa-Apa, aku Bersama Celine" zooy menunjuk ke arah celine yang masih belum beranjak dari kursi kayu itu
"celine,Ini Ino siswa Seminari Menengah St. Gregorius Agung" zooy memperkenalkan Arthur kepada celine
celine hanya memberikan lambaian kecil tanganya Kepada Arthur
"Apro, Yang lainya sudah Berada Di Pastoran"
seorang Pria Mengenakan Celana Jeans Hitam,Atasan Hitam Juga dipadukan Dengan Sepatu putih dasarnya agak tinggi menghampiri mereka
Adnan
pria Yang zooy temui Di Pemakaman
tampak berbeda Ketika Rambut curlynya Diikat
Apro adalah panggilan yang digunakan oleh siswa seminari untuk adik kelas di Seminari
Apro atau adik paroki
Zooy sudah tidak Asing Lagi Dengan Panggilan dari pria Itu terhadap Arthur
karena ia Tahu Bahwa itu Pasti Kaka Kelas Arthur.
"Kapro,Ini Zo..." ucapak Arthur Dipotong Adnan
"Kau wanita yang kutemui Di Pemakaman Bulan Lalu kan?" Tanya Adnan Seakan Tidak Percaya Jika Wanita Yang Ditemuinya Di Pemakaman Tampak Sangat Feminim Malam Itu
zooy mengaguk
"Aku mengenalnya Apro" jelas Adnan Dengan Senyum Yang Menukik Di ujung Bibirnya.kulitnya putih bersih
keningnya Sedikit Mengerut,Matanya Yang Sipit Terlihat seperti Bukan Orang Indo
"Zooy,Hujan sudah redah" celine mengalihkan pembicaraan
"Siapa dia?" tanya Adnan datar
"Celine,Teman saya"
"Ooh" sangat dingin respon pria itu
ia bahkan tidak begitu peduli dengan kecantikan celine
"Mau saya Antarkan Pulang?" tanya Adnan
"Saya Akan Pulang Bersama Celine,Lagipula Kalian Sedang ada Pertemuan" zooy menolak tawaran Adnan untuk mengantarkannya Pulang
"Baiklah"
Pria ini sangat berbeda Dari Pria Lainya,dia tidak akan menawarkannya berulang kali.
zooy Mengaguk
lalu Berpamitan kepada Adnan dan Arthur
celine sudah lebih dulu masuk ke dalam Mobil
"Bawalah aku Berkeliling Di seminari Nanti" ujar Celine Saat zooy Baru Membuka Pintu Mobil
"Pria-Pria Itu Kelihatanya Orang Baik" lanjutnya Lagi
"Siapkan Mentalmu jika Ingin berkenalan dengan mereka"Jelas Zooy dengan senyumnya Yang Membuat celine penasaran
celine Tahu Seminari, Tapi Belum Berteman Dengan Satupun Anak Seminari Sebelumnya
tentu saja,Ketika Melihat Zooy Dekat Dengan Mereka Membuatnya Bertanya tanya
"Emng Anak seminari Boleh Temenan Sama Perempuan?" pertanyaan Celine Membuat Zooy sontak Tertawa Terbahak bahak
"Anak seminari itu juga Manusia normal seperti kita,wajar saja" jelas zooy yang masih tertawa kecil
"Pacaran?" tanya Celine lagi
"Boleh"
celine seakan kaget mendengar jawaban zooy
"Dosa gk sih kyk gitu?"
zooy hanya tersenyum kecil
celine melaju mobilnya di tengah genangan air hujan mengantarkan zooy pulang
sudah sekitar jam 8 malam