Part 15 Di dalam mobil travel yang ditumpanginya, Rina tak henti-hentinya menangis, merasa tak percaya dirinya akan berpisah jauh dari putranya. Padahal selama ini Rina tak pernah lama meninggalkannya, hanya sesekali ia membiarkan putranya menginap di rumah kakek dan neneknya. Lalu apa yang harus ia lakukan sekarang, saat ia dipaksa untuk meninggalkan putranya untuk waktu yang ia sendiri tidak tahu sampai kapan. Mungkin Rina masih bisa menahan perasaannya saat merindukan Rian, namun bagaimana dengan putranya yang sudah terbiasa bersamanya. Rina takut, putranya terus menangisinya dan mungkin sampai sakit saking rindunya. Entahlah, sebenarnya Rina juga tidak mengharapkan hal buruk itu terjadi, namun rasanya cukup sulit berpikir positif untuk saat ini. Namun jauh di dalam hatinya, Rina san

