Part 16 Rina menundukkan wajahnya dengan mata bengkaknya, hari ini ia banyak sekali menangis terutama saat ia harus dipisahkan oleh putranya sendiri. Namun setelah mendengar penuturan bundanya, tentang bagaimana bundanya itu kesepian di rumahnya selama ini sampai harus bekerja. Rina jadi bisa merasakan apa yang dialami bundanya, dan mungkin perasaannya sekarang tidak akan seberapa bila dibandingkan dengan perasaan bundanya yang cuma bisa bertemu dengannya beberapa kali dalam setahun setelah sekian lamanya. Sekarang Rina juga bisa mengerti, kenapa bundanya sering memintanya untuk video call setiap malamnya, bundanya ingin melihatnya baik-baik saja meskipun di hatinya sebenarnya sangat ingin bertemu dengannya. Dengan lembut, Rina merengkuh tangan bundanya dan menatap matanya. "Kenapa Bund

