Setibanya di kediaman Nayyara, Liam mendesah agak sedikit kesal. Pasalnya gadis di sampingnya itu sedang tertidur, begitu pulas. Bagaimana bisa Liam memaksa Nayyara untuk bangun kemudian turun dari mobilnya? Seketika Liam ingat sesuatu ... jika Nayyara sudah terlanjur mengantuk, di mana saja tempatnya maka dia akan tidur pulas. Mungkin saja ketika Liam tinggalkan dia di teras, gadis itu akan melanjutkan tidurnya di sana. Andara tahu hal itu, siapa yang disalahkan nantinya? Sudah pasti Liam lagi yang kena. "Nayyara, bangun!" Liam mencoba membangunkan gadis itu dengan menggoyangkan pelan bahunya. Berbeda sekali saat membuka mata, Nayyara saat tertidur nampak damai sekali. Tidak ada aura yang terlihat menjengkelkan saat mata itu tertutup rapat begini. "Nayya?!" Sekali lagi, tapi sama sekal

