Sepulangnya dari kantor, Liam menolak diantarkan asisten pribadinya. Pria itu lebih memilih mengemudikan mobilnya sendiri menuju rumah sakit di mana Nayyara di rawat sejak dua hari yang lalu. "Selamat sore, Mbok." Liam menyapa Mbok Nar yang sedang menjaga Nayyara. Di sana juga ada seorang gadis, sedang mengobrol bersama Nayyara. Liam masih ingat, itu temannya Nayyara. Shaleta dan Nayyara menghentikan obrolannya ketika Liam datang, kedua gadis itu nampak kaget. "Kebetulan banget Liam datang tuh, gue pulang sekarang kalau gitu," ucapnya dengan menaik turunkan alisnya. Shaleta memang berniat pulang sejak tadi, tapi Nayyara melarang dengan alasan butuh teman bercerita. Katanya Nayyara bosan berada di ruang rawatnya, ingin cepat-cepat pulang saja. Nayyara tidak suka rumah sakit, tidak bisa

