DELAPAN BELAS

672 Words
Gavin langsung mendekati Rasel dan mengelus kepalanya lembut. " kamu gakpapa ? tanya Gavin pelan dan lembut. yang membuat Rasel langsung menoleh dan langsung memeluk Gavin . Gavin yang di peluk secara tiba- tiba langsung kaget dan tegang. tak tau harus seperti apa ini baru pertama kalinya dia di peluk wanita selain mamanya. akhirnya Gavin memberanikan diri membelas pelukan Rasel lembut. Rasel menangis meraung di dalam pelukan Gavin. Gavin yang melihat sungguh tidak tega. Raka yang masih dalam keadaan sadar melihat itu langsung mengepalkan tangannya. dan saat itu pula ternyata tadi Rini dan kawannya serta Sela mengikuti Gavin dan Rena. karna melihat Gavin dan Rena berlari mereka yang awalnya cuek dan gak mau tau tapi akhirnya memutuskan untuk mengikuti langkah kaki Gavin dan Rena dan mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat. Rini yang melihat Rasel memeluk Gavin sudah sangat kebakaran jenggot ingin menghabis.i Rasel. sedang Sela yang melihat Raka langsung berlari menghampirinya. " beb lo gakpapa ? " tanya Sela khawatir " seperti yang lo lihat " jawab Raka ketus Sela langsung membantu Raka bangun dan memapah Raka. " ayo ke UKS " ucap Sela sambil membantu Raka untuk berjalan. tak ada penolakan dari Raka. Raka hanya nurut saja . lalu Rini yang ada di sana langsung kembali ke kelasnya sambil marah- marah tak jelas. sedang Rasel masih tetap menangis. entah sudah berapa lama tapi Rasel masih betah untuk menangis. hingga Gavin menangkup wajah Rasel karna sungguh sakit hatinya melihat Rasel menangis terus-terusan. Gavin menyeka air mata Rasel dengan sayang. dan jangan lupa dengan senyum yang membuat siapapun yang melihat pasti langsung jatuh cinta. " jangan nangis nanti cantiknya hilang " goda Gavin sambil menyeka air mata Rasel hikzz....hikkzzz....masih terdengar suara nangis Rasel. " gak apa-apa sudah aman ok " ucap Gavin Rasel hanya menganggukkan kepala. " kamu gak apa-apa ? apa ada yang sakit ? " tanya Gavin lembut. jangan lupa Rena seperti obat nyamuk disana hahahaha " kak Gavin " ucap Rasel sambil sesenggukan. " iya " jawab Gavin " aku takut hikz..hikz..." " jangan nangis....maaf tadi aku terlambat datang " " kakak jangan minta maaf kakak gak terlambat kak. kakak selalu nolongin aku kak. tapi aku benar- benar takut kak hikzz." " ada aku jangan takut. mau kembali ke kelas ? " Rasel mengangguk. tapi tak mau melepas pelukannya kepada Gavin. Gavin tersenyum. " lepas ya pelukannya aku ganti gandeng tangan ok " ucap Gavin Rasel langsung mengangguk dan melepas pelukan itu. Rasel melihat baju Gavin yang basah akibat ulahnya. " maaf baju kakak basah " ucap Rasel " ok gak masalah ayo." ajak Gavin yang menggandeng tangan Rasel. Rasel langsung sadar jika daritadi ada Rena disana. Rasel tertunduk malu. Rena yang menyadari itu langsung menggelengkan kepalanya. " udah ayo Sel ke kelas " ucap Rena. tangan Rasel masih tetap dalam genggaman Gavin. mereka berjalan menuju kelas di antar oleh Gavin. bahkan teman Gavin yang melihat itu langsung kaget dibuatnya. " itu benar Gavin " " eh iyaa itu Gavin. kok gandeng cewek " " baru kali ini gue lihat dia gandeng cewek biasanya cuek bebek kalau sama cewek" ucap teman- teman Gavin yang melihat Gavin dan Rasel. sesampainya di depan kelas Rasel Gavin langsung menggandeng Rasel masuk ke dalam kelas dan mendudukan Rasel di bangkunya. Gavin tersenyum melihat Rasel sudah tidak menangis lagi. . " sudah tuan putri tugasku beres. aku kembali ke kelas dulu ya " ucap Raka Rasel menggeleng dan tak melepas tangan Gavin. " Sel ada gue disini gue bakal jagain lo nemenin lo deh " bujuk Rena tetap saja Rasel menggeleng yang membuat Rena meringis melihat ke arah Gavin . benar- benar susah membujuk Rasel. setelahnya ada penguman ternyata hari ini mereka bebas karna bapak ibu guru mau ada rapat di sekolah lain. Gavin yang mendengar itu membuang nafas lega. karna dalam posisi seperti ini dia juga sangat bingung. " mau pulang ?" ajak Gavin . Rasel langsung mengangguk setuju. Rasel mengemasi barangnya di masukkan kedalam tas tanpa melepas tangan Gavin. Rena yang melihat hanya geleng- geleng kepala. ada aja tingkah sahabatnya ini.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD