Minta Maaf

503 Words
" beb " sambil tersenyum manis dan mengelus puncak kepala Rasel " hemz " jawab Rasel singkat " kamu masih marah beb ? " "menurutmu ? " jawab Rasel acuh " aku minta maaf beb jangan marah dong kalau marah nanti cantiknya hilang lo hehehe " tak ada jawaban dari Rasel dia asik makan baksonya. sampai membuat Raka geram karna di cuekin dan sikap Rasel acuh terhadapnya melihat aja gak mau. Ditanya jawaban Rasel cuma singkat. dan kaya sekarang Rasel pilih bungkam. " Ren boleh ku pinjam Rasel sebentar " tanya Raka yang memecah keheningan Rasel yang mendengar hanya memicingkan matanya. " boleh silahkan " jawab Rena akhirnya Raka meraih tangan Rasel dan menariknya agar ikut dengan Raka. saat itu Rasel tidak mau tapi tetap di tarik paksa oleh Raka. ya sifatnya yang seperti ini yang tidak Rasel sukai pemaksa. sampai akhirnya Raka menarik Rasel ke taman belakang sekolah. " beb kamu masih marah sama aku ? kamu gak mau maafin aku beb ? " tanya Raka bertubi- tubi " Enggak aku gak marah . sekarang boleh aku pergi ? " jawab Rasel " mau kemana beb ? kenapa malah mendiamiku ,cuek denganku ,acuh denganku ? " tanya Raka " kenapa kamu tak menjawab kenapa kamu malah diam? kamu dengar tidak aku bicara ? " bentak Raka yang membuat Rasel terkejut " Raka aku capek aku lapar tadi makan belum abis kamu main paksa narik aku ke sini " jawab Rasel sambil mengerucutkan bibirnya. Raka lalu mengelus puncak kepala Rasel " maaf beb. karna kamu dari tadi mendiamiku trus. mangkanya aku menarikmu paksa agar kita bisa bicara berdua beb " jawab Raka " hemz " jawab Rasel seenaknya " jangan cuek gitu napa beb nanti cantiknya hilang gimana ? " goda Raka " biarin ilang " jawab Rasel ketus Raka menghela nafas panjang dan membuangnya kasar. seiring dengan itu Raka menahan agar tidak terbawa emosi lagi. jika terbawa emosi lagi sudah pasti Rasel tak mau memaafkannya. " beb kalau kamu marah- marah trus aku cium lo bibir mungilmu itu " goda Raka reflek Rasel menutup bibirnya dan menatap raka dengan tatapan takut. sedang Raka tersenyum miring. " apa- apan kamu Raka ? " ketus Rasel " aku beneran lo beb karna aku pengen nyium kamu " jawab Raka " enggak gak akan dan enggak boleh jangan berani macam- macam kamu Raka " marah Rasel ke Raka.lalu berdiri dari kursi ingin meninggalkan Raka. Tapi Raka menarik kembali tangan Rasel. " mau kemana ? " " pergi " jawab Rasel ketus. Raka berdiri sangat dekat dengan Rasel dan menghirup aroma vanila yang menguar di indra penciuman Raka . Rasel yang menyadari hal itu langsung kaget dan memberontak ingin melepaskan tangannya tapi sial semua gagal. dengan kuatnya Rasel berusaha menjauh dari Raka yang sudah mau menerkamnya memberontak sejadi jadinya. dengan kekuatan yang dia punya akhirnya dia menendang barang berharga Raka. " aauu " jerit Raka saat itu juga cekalan tangannya lepas buru- buru Rasel lari. " kurang ajar kau Rasel awas aja kamu " gerutu Raka.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD