Di antar Gavin pulang

646 Words
saat jam pulang sekolah Raka cepat - cepat keluar kelas supaya bisa ketemu dengan Rasel. Saat itu dia bertemu dengan Sela. " beb " panggil sela tapi Raka tak menghiraukan panggilan itu yang membuat Sela kesal setengah mati . Akhirnya Sela memutuskan untuk mengikuti Raka. Dan betapa terkejutnya Sela saat tau Raka menghadang langkah Rasel yang mau pulang. . " Rasel " panggil Raka sambil menarik tangan Rasel . Rasel yang di tarik tangannya terkejut. " Raka " ucap Rasel sambil memicingkan matanya " Rasel dengar penjelasan aku dulu " " sudahlah Raka tidak ada yang harus di jelaskan lagi " saat itu juga Rasel berusaha melepaskan tangannya tapi dia kesusahan karna Raka mecengkram tangannya sangat kuat.sehingga semakin Rasel memberontak tangannya semakin sakit . Sela yang mengetahui hal itu kepalanya sudah mendidih dan langsung menghampiri mereka. " Beb apa yang kamu lakukan ? kenapa kamu menemui wanita ini dan bersikeras untuk menjelaskan semua ke dia " bentak Sela " Diam kamu " bentak Raka .Sela terlonjak kaget dengan bentakan Raka yang menggelegar. Saat itu Rasel berusaha untuk kabur tapi apadaya dia tak bisa melepaskan tangannya dengan begitu mudah . " lepaskan tanganku " " tidak kau harus mendengar penjelasanku dulu " " sudah ku bilang tidak ada yang harus di jelaskan lagi. cepat lepaskan tanganku " teriak Rasel Saat itu Gavin yang baru keluar melihat kejadian itu langsung berlari dan menghampiri Rasel . Gavin langsung mendorong Raka kuat sampai Raka terjatuh. " sudah kubilang jangan ganggu Rasel kenapa kamu masih tidak mengerti ? " . " bukan urusanmu dia pacarku jadi dia hakku." "apa hakmu katamu ,??? kamu ngimpi ?? " lalu Gavin meraih tangan Rasel dan melihatnya . yang sudah kebiruan di pergelangan tangannya. " Apa kamu tidak apa- apa ? " tanya Gavin khawatir Rasel menggelengkan kepala " terimakasih kak " sambil berkaca-kaca matanya. Gavin yang menyadari hal itu langsung reflek memeluk Rasel. " maaf aku telat tadi. jangan nangis yaa " sambil mengelus kepala Rasel sayang. Saat itu mereka menjadi perhatian anak-anak yang lain. bahkan cewek- cewek yang suka dengan Gavin dan melihat kejadian itu mereka murka di buatnya. " sialan siapa cewek itu " " kayanya adik kelas kita " " dia mau main- main sama kita " ocehan mereka. Rasel yang sadar langsung melepas pelukannya . Gavin tersenyum manis ke arah Rasel . " maaf reflek tadi " sambir nyengir " hemz iya kak " " mau pulang bareng ? " " enggak usah kak aku bisa pulang sendiri. aku gak mau repotin kakak " jawab Rasel " enggak Sel ayo aku antar kamu pulang pokoknya gak nerima penolakan gue. " sambil menggandeng tangan Rasel dan menuntunnya ke Parkiran sekolah. Raka yang melihat itu mengepalkan tangannya. " Brengsekk " teriak Raka yang sudah terbakar api cemburu. sedang di parkiran " Kamu tunggu di sini ya aku ambil motorku dulu " ucap Gavin Rasel hanya mengangguk tanda menyetujui. Tak lama Gavin keluar dari parkiran dengan motor gedenya. dia berhenti di depan Rasel . dan mengambil Helm serta memakaikannya ke Raisel. Membuat semua yang di sana menatap tak suka kepada Rasel. karna baru kali ini Gavin yang cuek dan acuh jadi perhatian ke cewek. Bahkan banyak yang mengejarnya cuma di cuekin kenapa sekarang jadi perhatian sama itu cewek. " naiklah " perintah Gavin Rasel langsung naik ke motor Gavin. Rasel ragu- ragu mau pegangan jadi dia memegang bahu Gavin . Gavin tersenyum. Gavin yang menyadari hal itu langsung meraih tangan Rasel dan melingkarkannya di perut. sontak Rasel membelalakkan matanya karna terkejut dan pipinya jadi seperti bersemu merah seperti tomat. " pegangan yang kuat " kata Gavin sambil menoleh ke Rasel . Rasel hanya menganggukkan kepala dan berpegangan dengan kuat. jangan tanya jantungnya berdebar tak karuan. ingin sekali meloncat. Gavin pun mengendarai motornya dan meninggalkan area parkir tersebut. banyak pasang mata yang melihat mereka sedekat itu yang membuat mereka tambah tak suka sama Rasel.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD