Aran bingung sejak tadi sebenarnya, tingkah Noel entah mengapa terasa tidak seperti biasanya. Di jalan tadi Noel berhenti di salah satu mini market untuk membeli sesuatu katanya, tapi ketika kembali Aran tidak melihat apa pun di tangannya. Ketika di tanya pria itu hanya menjawab, “Udah kok, udah. Tenang…” Katanya. Setelah itu Aran tidak bisa mendesak lagi karena Noel sudah mengalihkan pembicaraan ke topik lain. Dan sekarang mereka sudah berada di kamar hotel yang Ayah pesan, lumayan terkejut dengan pilihan kamar yang Ayah-nya hadiahkan untuk mereka berdua, apalagi dengan bunga-bunga dan segala macam ucapan selamat dari hotel. Aran tidak menyangka saja, hanya dalam beberapa jam pihak hotel bisa menyediakan persiapan macam ini, bahkan kartu ucapan selamat atas pernikahan mereka pun ada di s

