Bab 14 - Sebuah Insiden Yang Membawa Berkah

1007 Words

"Sama-sama! Kamu dan Valden sudah menjadi tanggungjawab aku setelah kamu menandatangani kontrak itu," balas Aland pelan. Mungkin maksud Aland bukan seperti itu, Aland tulus melakukannya karena dia mempedulikan Rheiny dan putranya. Namun dia tidak tahu harus berkata seperti apa, lalu dia hanya mengatakan hal yang terlintas begitu saja dipikirannya. Rheiny hanya tetap diam dalam dekapan Aland. Meski dia mendengarnya. Dia hanya mencoba menyakinkan dirinya lagi dan lagi. Bahwa kebaikan pria ini hanya karena mereka memiliki sebuah perjanjian dan tidak lebih dari itu. "Permisi, apa Anda berdua orang tua dari anak Valden?!" tanya seseorang dan membuat Rheiny serta Aland menengok ke arah panggilan tersebut. "Iyah, kami orang tuanya!" jawab Aland cepat. "Bagaimana keadaannya?!" Aland bertanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD