Bab 19 - Bergetar

1128 Words

Rheiny diam terpaku, begitu mendengar perkataan Aland. Dia tidak sanggup berbicara dan menggigit bibir bawahnya dengan gugup. Pupil Aland terlihat membesar, melihat gerak bibir Rheiny, nafasnya lolos perlahan. Sedetik kemudian wajahnya maju dengan cepat memagut bibir Rheiny. Tubuh Rheiny menegang terkejut oleh Aland. Kedua matanya membelalak. Seakan tersihir, Rheiny menutup kedua matanya rapat-rapat. Menahan gugup, cemas, dan mungkin rasa nyaman yang berdesir halus dalam hatinya. Rheiny pasrah saat Aland melumat bibirnya dengan lembut. Aland mengakhiri pagutan tersebut dengan kecupan ringan. Matanya menatap bibir Rheiny yang basah. Dia harus berhenti sekarang. Ia sangat yakin, jika ini dilanjutkan. Dia akan melakukan hal yang lebih dari yang seharusnya, meski nalurinya sebagai pria norm

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD