"Kau tidak takut pada apa pun yah," tandas Aland yang langsung memagut lembut bibir Rheiny. Dari detik menjadi menit, keduanya semakin memanas. Terutama Aland. Tangan pria itu mulai merayap ditubuh Rheiny. "Uumh..," lenguh Rheiny saat Aland menyentuh dirinya yang tengah dilanda gelora asmara. Rheiny sudah sangat lama tidak merasakan hal seperti ini. Sentuhan yang lembut dan hati-hati. Aland benar-benar seorang Pria sejati. Meski hasratnya membara, Aland tetap bisa menahan diri sepenuhnya. Rheiny merasakan Aland menyentuh kedua aset berharga miliknya. Satu tangan mulai memijit lembut, lalu bibirnya mulai bergerilya menbuat Rheiny menggelinjang nikmat. Satu persatu bagian tubuh Rheiny tak luput dari Aland. Seolah dia sedang memindai dan memeriksanya secara langsung dengan teliti. "Sa

