Bab 42 - Rencana Jahat Jane

1115 Words

"Kenapa baru katakan sekarang?!" pekik Rheiny langsung berlari menuju kamar mandi dengan tubuh terbalut selimut. "Hahaha..," Aland tertawa sangat puas melihat Rheiny yang kelabakan seperti barusan. "Tuan, maaf mengganggu. Ini sarapan yang Anda minta!" kata Pelayan itu sambil membawa nampan. "Taruh di sana!" titah Aland. "Baik, Tuan!" Pelayan itu pun masuk dan menaruh sarapan di atas meja yang ada di dalam kamar itu. Dia terkejut melihat isi kamar yang berantakan. Bahkan sebuah selimut tergeletak begitu saja dilantai. Dia hanya berpikir pantas saja Tuan dan Nyonya yang mereka layani memilih sarapan di dalam kamar. Ternyata mereka habis melakukan hal yang begitu luar biasa. Memikirkan itu membuatnya menyunggingkan senyum. Akan ada Tuan atau Nona lagi baru di rumah ini, yang akan merek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD