Rheiny menerima telepon dari Christina yang mengatakan dia harus segera datang. Jika tidak, mereka akan memukulk Christina tanpa ampun. Oleh sebab itu, Rheiny nekat dan langsung pergi begitu saja tanpa menunggu Aland. Sebab Christina juga mengatakan, Jika dia tidak perlu mengajak siapa pun. "Rheiny!" geram Aland dengan emosi membuncah. Pria ini tidak marah pada Rheiny, melainkan merasa khawatir padanya. Aland menduga ada sesuatu yang sedang direncanakan oleh wanita ular itu. "Tanu!" panggil Aland. "Cari tahu sekarang juga tentang keberadaan istriku, Rheiny! Dan cari juga tentang posisi Christina!" tandas Aland Tanu yang mendengar perintah Aland, hanya bisa bergidik ngeri karena mendengar nada suara Aland yang begitu menyeramkan. "Baik, Tuan!" "Lima menit, Tanu! Waktumu hanya lima

