Chapter - 13 ✓

1377 Words

Suara dentingan sendok dan garpu yang beradu dengan piring mengisi ruang makan ini. Lagi-lagi hanya suara itu yang menemani mereka sarapan pagi ini dengan sesekali obrolan antara kedua orangtuanya yang entah mengenai apa. Saat makanan di piringnya sudah habis, dia meletakkan alat makannya dan segera meneguk habis air putih yang tinggal setengah itu sampai tandas. Tangannya terulur mengambil tisu, mengelap bibirnya dari sisa makanannya kemudian beranjak sambil menyampirkan tasnya ke bahu. "Aku berangkat, ya, yah, Bun." Ucap Pelangi, dia segera menyalami tangan kedua orangtuanya dan kembali memberikan kecupan di pipi bundanya. "Hati-hati, ya." Pelangi mengangguk, tersenyum. "Assalamualaikum." Ucap Pelangi kemudian melenggang pergi menuju pintu keluar. Matanya melirik benda yang melin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD