JM-62

1245 Words

“Pulang? masih terlalu cepat! Aku belum dapatkan nomor pria itu,” ujarnya menolak dan menarik tangannya dari cengkeraman Jhon. “Apa kau berhasil mendapatkan nomor wanita itu?” tanyanya melangkah mendekati Jhon. “Ya.” Jhon mengangguk, menunjukkan kertas berisi nomor telepon tersebut. Bibir Barbara manyun dan tatapannya juga tidak enak. “Kalau begitu kita lebih baik pulang saja.” Tangan Jhon ditarik setelah mengambil tas miliknya dan menuju meja kasir. Ketika Barbara ingin membayar pesanan mereka, betapa kagetnya melihat total pesanan malam ini. Jhon langsung mengeluarkan dompet dan memberikan kartu debitnya. “Aku yang bayar.” “Kau banyak uang?” tanya Barbara mengingat harga minuman yang sudah dihabisinya itu sangat mahal. “Kenapa? kau butuh uang?” Jhon malah menantangnya seperti itu.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD