JM-33

1081 Words

Malam berlalu dengan singkat. Waktu istirahat hanya beberapa jam saja. Jhon kembali terbangun di pukul 4 pagi karena mendengar suara getaran ponsel yang lupa dimatikannya saat tidur tadi. Jhon mengusap-ngusap leher belakangnya sejenak kemudian berusaha menyadarkan nyawa yang masih melayang di dunia maya. Layar ponselnya terus menyala meski sudah berjeda lama selama proses pengumpulan nyawa tersebut. Jhon segera melihat ponsel di atas nakas kemudian membaca nama peneleponnya dan tanpa basa-basi lagi langsung dijawab. “Halo, Ma!” sapanya lebih dulu. Wanita yang menghubungi adalah orang tua Jhon yang sedang berada di Singapura. “Kau masih tidur?” tanya wanita yang punya suara khas berat dan berwibawa. “Ya, aku baru saja tidur.” “Mama sudah peringatkan agar kau memperhatikan kualitas t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD