JM-32

1126 Words

Deny tidak menyangka kalau dirinya bisa terjebak dalam ruangan interogasi ini. Pria itu menoleh ke arah dinding yang terbuat dari kaca. Dia yakin kalau di sana ada orang yang mengamatinya. Tatapan dingin itu keluar dari matanya. Acer memperhatikan semua gerak tubuhnya dan tidak lama kemudian putrinya mendekat. “Ayah,” panggil Monica. “Sayang, kau sudah selesai diperiksa?” tanya Acer pada putrinya. “Sudah ayah. Mana Jhon?” tanya Monica. “Dia lagi diberi tugas lain. Kau mau pulang sendiri atau-“ “Boleh aku menunggu di sini? aku takut.” Monica tidak berani kembali ke rumah sendirian. Acer memberinya minuman botol dan menyuruhnya duduk di ruang tunggu. Monica menurut saja kemudian mengirim pesan pada Jhon. Monica: Jhon, aku sudah siap diinterogasi. Apa pria itu pelakunya? Jhon meneri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD