"Baik!" Ucap Yuki Mr.Androme menatap Yuki dengan mata sembab. Ia menangis, ia memang merasa bersalah waktu itu. Tapi, sejak saat itu juga, ia tidak berani menampakkan wajah nya kepada gadis genius itu. Ia malu Tapi kali ini, ia datang sendiri bersama putranya. Ia bahkan tidak tau, jika gadis yang selalu di bicarakan putra nya itu adalah Yuki. Ia harus apa?? "Anda memaafkan saya nak??" Ucap Mr. Androme Yuki hanya mengangguk. "Terimakasih nak!" Ucap Mr. Androme bangkit berdiri lalu memeluk Yuki layak nya dulu. **** "Yuki tidur sama gue!" Ucap Leon tak terima. Ia menatap Silvia tajam. "Gak, kak Yuki sama gue!" Balas Silvia. Mr. Androme tertawa melihat tingkah putra-putrinya. Sementara Yuki hanya duduk santai sambil menikmati kopinya.Ternyata, seperti pepatah yang mengatakan Apa pu

