Bab 51 : Kau Benci Pengkhianat?

1095 Words

Ruangan kerja Ray kini menyisakan lengang, Tio berbesar hati telah melangkah keluar setelah mendapati Ray ada tamu pribadi. Kedua anak manusia itu saling diam, Ray sibuk menatap meja kosong yang ada di depannya, Lily pun sibuk menatap ujung meja, larut dalam pikiran mereka masing-masing. "Aku sudah memberitahu keluargaku," ucap Lily pendek. Ray mengangguk. "Apa kau benar tidak masalah?" tanya Ray memastikan. Lily mengangguk. "Jika denganmu tak apa." "Hah?" bingung Ray. Apa jika bertunangan pura-pura dengan orang lain Lily tak mau? "Wajar bukan jika tiba-tiba tunangan antara kau dan aku batal? Publik percaya saja jika laki-laki sepertimu tidak betah dengan satu wanita," jelas Lily, menjadikan Ray tumbal. "Apa-apaan pemikiranmu itu? Aku bisa saja mengakhirinya dengan membuat rumor kau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD