5

1379 Words

Aku coba menenangkan diriku untuk berfikir sejenak. Hingga akhirnya aku mulai terdorong untuk mengambil salah satu keputusan. “Woi buset dah. Udeh culun, congean lagi ini anak” Bentak geri sepertinya sudah tak sabar menunggu jawabanku. Aku sekali lagi mempertimbangkan pilihanku. Aku ngerasa ga akan kuat bila harus menahan semua ini. Ya, aku yakin dengan keputusanku ini. Entah apapun yang akan terjadi, aku hanya berharap keberuntungan akan berpihak pada ku dan kak kira Aku mengambil nafas panjang sambil membulatkan tekad pada keputusanku. Aku pelan membalikan badanku lalu berjalan menuju pintu kamar mandi. “Oh oke, kaga susah kok buat nikmatin badan l***e kakak lu” Ucap geri saat melihat aku melangkah pergi meninggalkannya. Kupingku terasa panas mendengar geri memanggil kak kira deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD