Kembali ke penthouse Andrea, Keano buru-buru mengusap wajahnya dengan air dan juga tisu. Setidaknya darah di sudut bibirnya tidak membuat wanita itu khawatir. Maklum saja, seharian mengikuti Andrea pergi dari pagi hingga malam. Yang ada Keano malah bertengkar dengan ayahnya, karena perjodohan sialan itu. Dimana ayahnya terus saja memaksa Keano untuk berjodoh dengan Marsha. Ayahnya juga meminta Keano untuk mengenal Masha lebih dulu. Sayangnya, Keano tidak memiliki minat sama sekali. Beda cerita jika itu adalah Andrea, mungkin tanpa memikirkan saja Keano akan bilang iya pada ayahnya. "Kenapa wajahmu babak belur?" Perkataan itu membuat Keano terjingkat kaget. Dia pun menatap Andrea yang ternyata sudah berada di penthouse sambil menikmati secangkir coklat di tangannya. Wanita itu mendekat,

