Keano meringis ketika sebuah peluru berhasil menembus perutnya. Mengambil sebuah pisau dan menyobek perutnya, hingga mengeluarkan pelurunya, pria itu langsung mengikat perutnya dengan sebuah kain putih agar darahnya tidak terus keluar. Menatap pistolnya yang tergeletak tak jauh darinya, pria itu langsung mengambil dan membebaskan satu peluru yang tersisa hingga mengenai d**a korbannya. Tentu saja hal itu langsung membuat musuhnya tumbang dengan keadaan tak bernyawa. Satu persatu anak buah yang tersisa menghampiri pria itu dan memapahnya hingga di mobil. Tak lupa juga membereskan kekacauan yang baru saja mereka berbuat. Memberitahu ayahnya jika orang yang membawa barang dari marka telah tewas, ayahnya kembali memberi tugas untuknya mencari Lim tangan kanan dari musuh bebuyutannya. Entah h

