Part 8

592 Words
"Kenapa gue bisa nyia-nyiain makanan seenak itu tiap hari?" batin Keanu bertanya. Selesai makan malam keanu masuk kedalam kamarnya setelah memastikan mamanya pulang. Pikiran Keanu menuju obrolan makan malam tadi. Sang mama tak henti-hentinya memuji Calista sedangkan ia tak pernah sekalipun memuji istrinya walaupun dalam hati ian ingin sekali. Inti obrolan tadi adalah betapa sempurnanya Calista jadi istri dan menantu idaman dan Keanu membenarkan itu. Setiap apa yang dipakai Keanu itu disiapkan Calista bahkan saat Keanu berangkat kantor dengan kamar yang super berantakan, pulang-pulang keadaan kamar Keanu sudah rapih, bersih dan wangi dan itu semua kerjaan Calista karena tak ada orang lain dirumah itu. Jika dibandingkan dengan Sarah, Calista kalah. Dilihat dari penampilan Sarah yang seksi, baju ketat memperlihatkan lekuk tubuhnya dan wajah yang full make up. Calista lebih simple, hanya dengan pakaian sopan mau rok atau jeans dan Calista tak pernah memakai pakaian ketat yang memperlihatkan lekuk tubuhnya wajahpun hanya menggunakan make up sederhana. Tapi Calista mempunya daya tarik tersendiri sehingga banyak orang suka dengannya. Ingatan Keanu kembali pada saat ia akan meninggalkan kantor. Tiba-tiba recepsionist memanggilnya, "Pak Keanu" panggil recepsionist. "Ada apa" tanya Keanu. "Tadi siang bu Calista kesini dan menitipkan ini pada saya, bu Calista bilang pak Keanu sedang meeting jadi dititipin kesaya" jelas recepsionist. "Terima kasih" ucap Keanu setelah mengambil alih paperbag tersebut. Keanu berjalan kearah mobilnya sambil menenteng paperbag. Setelah sampai didalam mobil Keanu membuka paperbag karena penasaran dengan isinya. Ternyata isinya makanan tapi sayang sekali Keanu tak bisa merasakannya karena makanan itu sudah basi jadi Keanu keluar dari mobil dan membuang ditempat sampah. Itulah kenapa saat tadi ia memakan makanan Calista ia kaget, karena masakannya bisa seenak ini. Bahkan masakan Calista lebih enak daripada makanan mamanya. Keanu memejamkan mata, merasakan debaran dihatinya saat bayangan perhatian-perhatian Calista muncul diotaknya. Dadanya berdetak kencang dan bibir tak henti mengulas senyum ditambah seperti ada pesta kembang api didalam hatinya belum lagi jutaan kupu-kupu yang berterbangan didalam perutnya, Keanu tak tahu perasaan apa ini yang jelas ia BAHAGIA. Dan saat bayangan kebersamaannya dengan sarah muncul, Keanu tak merasakan apapun dihatinya tak ada debaran tak ada kembang api apalagi kupu-kupu seolah semuanya lenyap berganti ruang yang sepi tanpa suara tanpa rasa dan TANPA BAHAGIA. Sebenarnya Keanu sudah tau perasaannya terhadap Calista, tapi ia bodoh... ahh lebih tepatnya terlalu bodoh untuk menyadari perasaannya sendiri. Dan Keanu lupa, dengan ketidaksadarannya akan perasaannya terhadap Calista akan membuat hidupnya menderita. Atau.... Akan sangat menderita. *** Calista tengah membaringkan tubuhnya diatas kasur dengan boneka beruang berukuran sedang didekapannya. Kilasan kejadian saat makan malam tadi memenuhi rongga kepalanya membuat pipinya merah merona, bahagia. Bagaimana tidak bahagia jika tadi adalah kali pertama Keanu memakan masakannya. Entah Keanu lagi acting karena ada mama mertuanya atau tidak, ia tak peduli yang penting sang suami memakan makanannya. Aahhh.... geli rasanya menyebut suami yang makan masakan istri, terdengar menggelikan tapi tak dapat membuat Calista berhenti tersenyum sendiri. Menurut Calista ini bisa jadi awal membaiknya hubungannya dengan Keanu. "Hihihihi" Calista terkikik saat membayangkan bagaimana nanti kehidupannya bersama sang suami. Pasti akan bahagia dimulai dari tidur bersama, ia membangunkan Keanu, menyiapkan pakaian Keanu, dan memasak untuk Keanu seperti yang ia lakukan selama ini lalu dilanjut dengan liburan bersama, jalam ke mall bareng, makan dimeja makan bareng disertai obrolan-obrolan ringan dan terakhir tidur berdampingan seperti suami istri pada umunya. Aaaaahhhhh.... bahagianya hidup Calista. "Gue kayak orang gila ketawa sendiri" gumam Calista setelah tersadar dari khayalannya. "Auk ah mending tidur dan mimpi indah" ucap Calista sebelum membenarkan posisinya dan memasuki alam mimpi. Jika ditelaah lagi sebenarnya kejadian makan malam tadi bisa jadi awal yang baik bagi hubungan mereka seperti apa yang diimpikan Calista atau malah sebaliknya. Menjadi awal yang buruk. Dan kenyataannya seperti itu.... Kehidupan yang sebenarnya baru saja dimulai.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD