Part 7

702 Words
"Nanti mama kerumah kamu ya" kata mama Keanu di telfon. "Iya ma, sama papa juga kan?" tanya Calista. "Enggak, papa lagi meeting pulangnya nanti malem" jelas mama Keanu. "Yaudah ma nanti aku tunggu" "Iya sayang, assalamualaikum" salam mama Keanu. "Waalaikumsalam" jawab Calista lalu mematikan panggilan dan meletakkan handphonenya di nakas kamar. "Huhh" Lagi-lagi helaan nafas kasar keluar dari mulut Calista. Ia lelah sebenarnya berpura-pura baik-baik saja didepan semua orang, itu semua hanya demi kebaikan semua orang yang disayangi dan demi sang suami. Lucu sekali bukan saat Keanu tak menganggap dirinya sebagai istri, dirinya malah tetap menganggap Keanu sebagai suami. Pikiran Calista berkelana kembali dikantor Keanu tadi. Saat ia melihat adegan yang menyakitinya, Calista langsung berlari pergi walaupun dihadiahi tatapan heran oleh Haris Calista tak peduli yang ia butuhkan saat ini hanya tempat sepi untuk menenangkan diri. "Saya titip ini untuk pak Keanu ya" kata Calista pada recepsionist. Mendapat tatapan bingung dari recepsionist, Calista menjelaskan "pak Keanu lagi meeting dengan sekretarisnya jadi saya titipkan ini sama kamu soalnya saya lagi buru-buru". "Iya bu nanti saya sampaikan ke pak keanu" jawab recepsionist setelah pertanyaan diotaknya terjawab. Calista keluar dari lobby dan menuju parkiran mobil. Mengendarai mobil dengan kecepatan sedang walaupun suasana hatinya sedang berantakan tapi keselamatan tetap nomer satu. Sekarang Calista mengistirahatkan tubuhnya diatas kasur, sebenernya bukan hanya tubuhnya yang butuh istirahat tetapi hati dan jiwanya juga butuh istirahat dari segala macam jenis kesakitan yang diberikan Keanu. *** "Apa yang kau lakukan" Keanu terkejut mendapati Calista berdiri didepan pintu dengan tangan kiri memegang gagang pintu dan tangan kanan membawa paperbag. Tapi bukannya menjawab Calista malah menutup pintu dan pergi meninggalkan Keanu dengan wajah melongo kebingungan, sesaat ia tersadar bahwa.... Keanu langsung berdiri dan hampir membuat orang yang dipangkunya hampir jatuh jika tidak meraih tangan wanita itu. "Kamu apa-apain sih untung aja aku nggak jatuh" gerutu wanita itu dengan membenarkan roknya. Tak dapat jawaban dari Keanu karna Keanu sibuk melamun, wanita itu berjalan menuju sofa dan menghempaskan bokongnya disitu. Sedangkan yang dipikirkan Keanu adalah.... Ia hampir lupa bahwa tadi seseorang tiba-tiba datang dan langsung duduk dipangkuannya setelah itu tiba-tiba menyerangnya. Dan ia tahu bahkan sangat tahu apa yang membuat Calista tiba-tiba pergi tanpa menjawab pertanyaannya adalah karena ia tidak sendiri melainkan bersama dengan seseorang yang tak lain kekasihnya, Sarah. *** "Bagaimana bisa lo izinin dia masuk saat ada sarah disini?" tanya lelaki itu pada sekretarisnya. "Mana gue tau kan tadi gue ketoilet pas wanita uler itu masuk" sewot sekretaris. "Huhh, nama dia sarah bukan wanita uler berapa kali udah gue bilang" dengus Keanu tak terima saat kekasihnya dipanggil wanita ular. "Sekali wanita uler tetep aja wanita uler" sinis Haris. "Terserah lo dan lebih baik lo selesain kerjaan lo" pasrah Keanu menyerah atas nada sinis Haris. Selalu seperti ini jika membicarakan Sarah, berakhir dengan pertengkaran. Entah apa yang dilihat Haris hingga memanggil Sarah wanita ular atau betapa bodohnya Keanu percaya dengan wanita ular itu. Sebenarnya ada alasan kenapa Haris memanggil Sarah dengan sebutan wanita ular, yapp karena Sarah mampu berkamuflase layaknya perempuan baik-baik dan ada satu rahasia yang sampai saat ini yang tahu hanya orang tua Keanu dan Haris saja. Rahasia yang nantinya akan menghapus rasa Keanu kepada Sarah, menghapus kepercayaan Keanu kepada Sarah dan menyadarkan Keanu bahwa ada seseorang yang selalu mensupportnya tanpa lelah dan melantunkan namanya disetiap do'anya. Rahasia itu juga yang menyebabkan orang tua Keanu tak setuju dengan Sarah dan malah memilih menikahkan anaknya dengan wanita lain yang pastinya berkali-kali libat lebih berharga dari Sarah. *** "Hmm enak banget masakan kamu" puji wanita dengan wajah keriput tapi masih tetap cantik dusianya yang setengah abad lebih. "Makasih ma" ucap wanita yang jauh lebih muda. Obrolah dua wanita beda generasi itu tak menyurutkan semangatnya memakan makanan buatan Calista yang ternyata enak bin enak banget, sedikit menyesal tak pernah memakan masakan istrinya. "Oh ya kapan kalian kasih papa sama mama cucu?" tanya mama Keanu. Tiba-tiba suasana jadi canggung, "kita masih perlu waktu berdua dulu belum mikir kesana" jawab Keanu setelah melirik Calista dan Calista hanya mengendikan bahu tanda tak tahu akan jawab apa. "Iya tapi jangan lama-lama juga" kata mama Keanu. "Udah kenapa mama jadi bawel deh, habisin aja makanannya" kata Keanu dengan sedikit sewot. "Iyalah makanan enak banget gini masak nggak dihabisin. Ini nih baru istri yang baik mampu menyenangkan suami bener-bener mantu idaman udah baik,cantik,cerdas, pinter masak lagi beruntung kamu punya istri Calista" kata mama Keanu dengan binar bahagia tak lepas dari wajah berumurnya. 'aku beruntung dapat dia tapi dia tersiksa bersamaku' batin Keanu.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD