“Maksud kamu? Mereka ada andil kecelakaan Gendis begitu?” Tanya Sarah dengan lelehan air mata di kedua pipinya Lamunan Sarah terputus saat suara Ayahnya memanggilnya dari pintu depan. Dia yang masih berdiri di tempat sampah depan rumah langsung menoleh dan mendapati Ayahnya juga Rio berdiri di teras rumah “Kenapa Yah?” Tanya Sarah “Sudah nyapunya?” Sarah melihat ke bawah dan menemukan tumpukan dedaunan yang tadi di sapunya malah berhamburan kembali Segera Sarah mengumpulkannya kembali dan memasukkannya ke tempat sampah Ghani juga Rio yang melihat apa yang di lakukan Sarah barusan merasa ada yang tidak beres sedang dipikirkannya . . . Jalanan di waktu pagi menuju siang hari ini tidak terlalu padat seperti jam pagi tadi. Cukup lenggang dan ramai lancar. Beberapa pedangan sarapan

