Begitu aku membuka mata, hanya ada kegelapan. Tak ada hal lain yang bisa kulihat. Bahkan aku tak bisa melihat setitik cahaya sedikitpun. Seolah mataku buta. Tak bisa melihat apa-apa. Aku berusaha menggerakkan tanganku, tapi tampaknya tanganku itu terikat di bagian belakang tubuhku. Jangankan menggerakkan tubuh, Aku bahkan tak bisa berbicara. Mulutku direkatkan menggunakan sebuah kain yang mengikat erat sehingga aku tak bisa bersuara secara normal. Cukup lama aku berada dalam kegelapan, memberi aku waktu untuk mengingat apa yang sebenarnya terjadi. Kemudian air mataku terjatuh, rasa sakit bersarang dalam dadaku. Aku teringat sosok nenek yang baru saja aku temui di mimpiku. Mimpi itu terasa sangat nyata. Sampai-sampai aku masih bisa merasakan kehangatan nenek sampai sekarang. Aku masih b

