Antara Asisten dan Rektor

1037 Words

“Saya di sini.” Gathan langsung menoleh ke arah Gaby yang ada di depan pintu. Tidak ada yang bicara sedikit pun. Ruangan ini lebih dingin dari apa pun. Gaby tidak bisa mengedip menatap Gathan lurus. “Mau saya ambilkan minum?” tawar Gaby perlahan mendekat ke arah Gathan. Namun, lelaki itu tidak menjawab pertanyaan Gaby. Gathan malah berjalan mendekat ke arah Gaby, lalu memeluknya dengan erat. Mata Gaby membesar, ada apa? Apa karena peristiwa tadi? Lantas Gathan jadi kasihan kepada Gaby? Gaby ingin melepaskan pelukan Gathan, tapi, lelaki itu makin erat memeluknya. “Sebentar,” katanya. “Apa?” Gaby tidak bisa mempercayai Gathan saat ini. “Percayalah ... Hanya sebentar,” ucap Gathan lagi. Lama kelamaan, Gaby berhenti memberontak. Membiarkan Gathan sebentar memeluknya. Ruang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD