Kembali ke Vita

1033 Words

“Apa? Pulang?” Gathan memelototi Gaby. “Sudah, pulang saja. Kita akan di sini sampai malam,” ucap Cairo dengan ceria. “Apa?” Sekarang pandangan Gathan beralih ke arah Cairo. “Baik, Pak, terima kasih,” ucap Gaby sambil tersenyum. Lalu menutup pintu dari luar. “Apa-apaan ini? Kenapa kamu suruh dia pulang duluan?” omel Gathan tidak paham dengan maksud Cairo. “Udah, lah, emang kenapa kalo dia pulang duluan? Lagi pula sudah tidak ada lagi yang dia kerjakan, kan?” Gathan menghela napas, pandangannya galak. Tapi, untuk Cairo ini sudah biasa. Nanti juga kembali seperti semula. “Aku juga sudah mau pulang,” kata Cairo, acuh tak acuh. Mata Gathan membesar, “Jadi ... aku sendirian di sini?” “Kalau kau mau ikutan pulang, kau tak sendirian,” sanggah Cairo. “Kalau kau di sini, tentu saj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD