Dasha 2 : That Day

4972 Words

DAMIAN tak pernah mempercayai sesuatu yang terlalu samar untuk disadari sebagai sebuah patokan yang harus dipegangnya. Seperti petunjuk dalam mimpi. Orang-orang bilang mimpi itu bunga tidur yang bisa dikatakan hal yang terjadi di masa depan, terdengar omong kosong. Malam ini, dia tidak tidur di mansion. Mungkin juga mempengaruhi apa yang dimimpikannya sampai terasa benar-benar nyata. Dia berdiri di tengah-tengah ladang, sendirian. Tidak ada siapa pun, bahkan suara Dane di kepalanya. Damian benar-benar sendiri dan tempat ini terlalu aneh untuk dijadikan kenyataan. Tidak ada ladang yang kosongnya sampai tidak terlihat ke ujung. “Dane?” tanyanya menggumam. Dane tidak menjawab sama sekali. Tidak ada apa pun di dalam kepalanya. “Dane, kau di sana?” Damian selalu menoleh ke belakang, khawati

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD