Bab 28 : Air Mata Seorang Ibu

1178 Words

Bukannya setiap rumah tangga itu selalu ada batu kerikil yang menghalangi jalannya namun bagaimana kita bisa melewatinya dengan ikhlas.. *** Setelah memarkirkan mini Cooper kesayanganku di halaman rumah, aku bergegas masuk ke dalam dan melihat bunda duduk di ruang tamu dengan menundukkan kepalanya. Aku bisa melihat kalau tubuh bunda bergetar tanda beliau menangis dan tanpa perlu aku cari tahu apa yang menjadi alasan bunda menangis itu pasti tidak lain tidak bukan tentang kaburnya Shakila dari rumahnya, meninggalkan suami beserta anaknya yang masih kecil.  Melangkah lelah mendekat dan berjongkok di depan bunda yang masih setia menunduk, sepertinya bunda memang tidak menyadari kehadiranku.  "Bun."  Aku memanggilnya sambil memegang erat tangan bunda yang ada dipangkuannya sembari menahan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD