Bab 29 : Lagi-Lagi Berulah

1002 Words

Kalau punya masalah ya dihadapi bukannya memilih kabur dan membiarkannya berlarut-larut.. *** Aku membuka mata dengan perlahan menghalau sinar lampu yang sangat terang, mataku kembali terpejam dikarenakan tidak kuat menahan sinarnya, samar-samar aku mendengar suara gaduh yang entah darimana asalnya. Namun tidak lama terdengar suara pintu terbuka lalu tertutup, kemudian langkah kaki terdengar mendekat. Suara kursi yang ditarik dan seseorang telah duduk di sana dengan tenang karena setelah itu aku tidak mendengar suara apa-apa lagi selain helaan napas dari seseorang itu.  Sengaja aku tidak membuka mataku kembali menunggu respon seseorang yang aku yakini adalah Irvin, sebenarnya aku sangat penasaran dengan keadaan bunda sekarang tapi entah mengapa aku juga ingin sekali mendengar respon apa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD