Bagian 26 Bu Wati sudah beberapa kali menelpon nomor Desi, tapi tetap tidak bisa dihubungi. "Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif, atau berada diluar jangkauan." Hanya suara operator yang didengar oleh Bu Wati. Haikal, anak bungsu Desi, sudah menangis dari tadi. Stok ASI yang diberikan Desi sudah habis. Bu Wati menggantinya dengan s**u formula, tapi Haikal tidak mau meminumnya, ia tetap menangis. Sementara Nindy juga ikut menangis. Ia selalu memanggil-manggil mamanya. "Nindy mau Mama, Nek! Mama kapan pulang, Nek?" Hanya kalimat itu yang terus ia ulang-ulang dari tadi. "Jika tidak terjadi apa-apa, pasti Desi sudah kembali. Jangan-jangan, terjadi sesuatu pada Desi," batinnya. Bu Wati semakin khawatir. Hari sudah hampir magrib, tapi Desi belum juga kembali. Bu Wati kembali menekan n

