Bagian 28 "Jangan, Mas. Aku mohon, jangan." Desi kembali mengiba, tetapi Bima tak peduli sama sekali. "Tolong ... Tolong ...!" Desi kembali berteriak meskipun ia tidak yakin akan ada orang yang mendengar teriakannya. Setidaknya ia telah berusaha meminta pertolongan. Kali ini teriakan Desi didengar oleh polisi dan juga Bayu yang baru tiba di lokasi. Polisi baru saja menemukan sepeda motor milik Bima yang terparkir di samping bangunan tua ini. Secara bersamaan, mereka juga mendengar teriakan Desi. "Itu suara istri saya, Pak. Cepat tolong istri saya, Pak," pinta Bayu. Bayu hendak masuk menerobos ke dalam, karena tidak kuat mendengar teriakan istrinya, tetapi ia dicegah oleh polisi. "Sabar, Pak, jangan gegabah! Ikuti saja perintahku," ucap pimpinan polisi tersebut. Tetapi Bayu tidak mau

