EC (Perjuangan Angga)

1680 Words

(Perjuangan Angga - 1) Tujuh bulan lalu. “Maaf ya, Bang. Bukannya Njo gak mau bantuin. Tapi Marsha terlalu ganas, Bang.” Angga menghela napas dan mengangguk. Ternyata adik pertamanya itu sudah menduga jika ia akan datang ke rumah Kenzo. Padahal Angga sudah bersembunyi dan berangkat diam-diam, pakaiannya juga tidak mencurigakan. Tapi ya, Marsha memang memiliki insting yang kuat. Sampai-sampai Angga tidak bisa mengelak. Lelaki yang baru saja memasuki mobilnya itu, langung terdiam kala melihat jalan yang lenggang. Tidak ingin menjalankan mobilnya, Angga memilih diam dan memejamkan matanya. Kepalanya terasa sangat berat. Belum lagi kali ini juga rasa pusing melanda otaknya yang sedang ruwet karena tidak bsia menemukan jalan keluar. Padahal sudah sangat jelas jika ia bisa menemukan Fresya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD