Bab 87. RDK

1056 Words

Setelah mendengar cerita mereka, akhirnya Arsen memberanikan diri untuk memberitahukan apa yang baru direncanakan oleh mereka berdua ke Kakek dan Nenek. “Nek, sini.” Arsen menghampiri Nenek yang berada di halaman dan menggandenganya mendekat ke arah dia. “Duduk.” “Kakek juga duduk di sini,” ajak Freya mengajak Nenek dan Kakek duduk di kursi bambu yang ada di teras itu. “Gini Nek dan Kakek. Kami, ingin membeli setiap dagangan sayuran kakek dan Nenek yang panen. Kita ingin olah itu menjadi makanan dan ingin berjualan. Biarkan kami yang membantu perekonomian kalian berdua. Kalian sudah tua, kalau perlu apa-apa tinggal bicara ke kami.” “Nggak, Nak. Perekonomian kita, akhir-akhir ini sudah ditanggung oleh Nak Adelio yang mana ternyata Ayah dari kalian berdua. Kita yang dari dulu selalu berg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD