Bab 86. RDK

1175 Words

Malam kian larut. Suara kikrikan jangkrik terdengar jelas di desa ini. Desiran angin pun terdengar meski orangnya di dalam rumah. Freya masih terjaga menatap penerangan yang terletak di kamarnya. "Aku yang nggak pernah kenal orang lain, dekat orang lain, kenapa masih ada yabg berniat jahat ke aku? Aku berusaha netralin apa yang menjadi amarahku, kenapa orang dengan enaknya memancing akan hal itu? Mereka dapat apa sih, jika jahat ke orang? Jadi kaya? Tahta? Atau apa?" gumam Freya pada dirinya sendiri. Angin seakan-akan menjawab, desiran angin yang terdengar riuh mendadak lebih tenang. Seperti menyuruh Freya untuk tenang saat menghadapinya. "Sudahlah, aku capek-capek berpikir, orang diluar sana yang jahat juga tak pernah berpikir tentangku bagaimana. Apakah sakit, atau enggak mereka tak p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD