Nastya malas sekali pulang ke rumah, dia berniat untuk menginap semalam di hotelnya sendiri. Setelah mandi, Nastya duduk termenung sambil melihat pemandangan dari balkon. "Selama ini jadi Aliando serius ya cinta aku, dia memang baik sih. Tetapi selama ini aku hanya menganggap diriku sebatas sahabat saja. Aku takut, jika aku menolak dia nanti persahabatan kita akan rusak. Aku tidak punya teman lagi yang sebaik Aliando, " gumam Nastya resah. Nastya kini menyadari, jika dalam pertemanan antara seorang perempuan dan lelaki akan berujung seperti ini. Entah salah satu menyukai atau bisa keduanya. Tetapi Nastya beneran tidak ada perasaan lebih untuk Aliando. "Aku harus bagaimana? Apa yang akan aku katakan nanti jika Aliando pulang? " Nastya menjadi gusar tidak tenang, sampai tiba - tiba

