61. Saiko Patah Hati

1032 Words

Saiko meringis menahan sakit, menyeka darah disudut bibirnya yang terkena bogem mentah Aliando. Setelah tadi melihat Nastya pergi bersama Aliando dia memilih untuk berganti pakaian yang rapi dan berangkat ke kantor lagi. "Loh, bukannya kamu meminta izin untuk tidak masuk kerja? " tanya Roy. "Tidak jadi," jawab Saiko. "Kenapa dengan sudut bibirmu? Kamu berkelahi dengan siapa? " pekik Roy kaget. "Bukan apa-apa, " jawab Saiko tidak mau sampai kakaknya tahu. "Ayolah bilang siapa yang melukaimu! " paksa Roy. Saiko masih terdiam, dan Ryu masuk saja terus memaksa. Dia tahu walau kakaknya ini sangat pemalas tapi untuk urusan berkelahi nomor satu. Jika sampai tahu Aliando datang mengganggu Nastya bisa habis di tangan Ryu. Meskipun Saiko marah, tetapi dia masih memiliki hati nurani dan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD