Nastya merasa kepalanya sangat berat. Saat dia membuka matanya, gadis itu langsung terbelalak karena tidak berada di kamarnya sendiri. "Di mana aku?" lirih Nastya yang masih merasa pusing. Tiba - tiba dia sadar sesuatu yang berat melingkar pada pinggangnya, saat Nastya berbalik ke belakang dia sangat terkejut karena wajahnya sangat dekat dengan wajah seseorang yang tidak asing lagi. Kemudian wajah tampan yang ada di depannya itu membuka mata. "Ahhhh…. Apa yang kamu lakukan padaku?" teriak Nastya sambil bangkit dan menimpuk Saiko dengan bantal. "Kenapa kamu marah? Semalam kamu sendiri yang berbuat tidak senonoh padaku! Justru di sini aku yang merasa rugi," balas Saiko tenang. Nastya mencoba mengingat kejadian semalam. Memang benar, dialah yang berinisiatif duluan untuk mencium Saiko.

