Suasana malam di kamar tidur Sendy nampak sangat hening, karena pasangan suami istri itu tidak banyak bicara. Lebih tepatnya Angga yang memilih diam, karena istrinya sejak tadi menangis. Bayangkan saja jika seorang Sendy yang aktif tiba-tiba minta untuk menjadi buih di lautan. Semua ini karena kelakuan absurd Bastian menggoda adiknya. Bahkan Chandra dan Lyna sangat marah pada putra kedua mereka, kalau bicara terkadang tanpa filter. “Sayang sudah dong nangisnya, Koko kamu kan cuma bercanda,” bujuk Angga pada istrinya yang menatapnya dengan puppy eyes. “Tapi Amey malu...” cicitnya di sela isakannya yang masih terdengar walau halus. “Kan kamu tahu gimana absurdnya Bastian, sudah gak usah diambil pusing.” Angga memeluk tubuh istrinya yang bergetar karena menangis. Sejak selesai makan ma

