Chapter 24

1164 Words

Saat Mendaline menarik koper keluar dari pintu bandara, mobil mewah hitam telah terparkir di depannya plus seorang bodyguard berjas hitam. "Nona, saya teman Tuan Askan, silakan ikut saya," ujar bodyguard itu setelah membungkuk singkat dan sopan. Mendaline mengangguk tanpa ragu, sebab dua 'teman' Askan juga membuka bagasi dan memasukkan koper Mendaline ke dalam. Sementara itu seorang perempuan berkata pada Mendaline. "Nona, silakan masuk!" Mendaline mengangguk. Dia masuk ke dalam mobil, setelah itu 'teman' Askan yang adalah bodyguard perempuan itu memasuki mobil dan duduk di samping Mendaline. Sementara itu, bodyguard yang lainnya mengikuti dari belakang. Dalam perjalanan, Mendaline bertanya, "Kami akan ke mana?" "Kami akan mengantarkan Nona untuk istirahat selama beberapa saat sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD