Sri melihat ke Romeo yang pergi begitu saja sambil terisak. Orang - orang yang melihat Sri seolah mencibirnya. Sri malu, dia merasakan malu. Dia kemudian memundurkan tubuhnya, dan menghindari tatapan tajam orang - orang dipesta. Dia semakin mundur hingga tak sengaja menabrak seseorang. Sri yang refleks menunduk dan mengucapkan maaf, "Maaf... Maafkan saya..." Dia sungguh malu sekali, dia seolah tertuding sebagai wanita jahat disini. Dia menangis. Tiba - tiba sebuah tangan memegang bahunya, lalu Sri, dengan mata yang sembab menatapnya, "Sri?" Melihat seseorang yang familiar sekali untuknya, dia langsung memeluk pria itu. Dia memeluknya dengan erat dan menumpahkan semuanya didalam dekapannya. "Mas David!" David, pria itu menenangkan Sri yang masih terisak, dia mengelus punggung wanita

