Bab 29

1422 Words

Yang penting memaafkan orang dulu, entah bagaimana sikap dia nantinya sudah menjadi urusannya dengan yang diatas - Azzahra Paramita Rafardhana ***** Semakin hari, Nadien semakin menjauhi Zahra. Sampai saat ini pun, Zahra masih tak mengerti apa telah ia perbuat hingga Nadien berubah total seperti ini. Zahra sudah berkali-kali bertanya pada Nadien tetapi gadis itu tetap menyuruh Zahra untuk berpikir sendiri. Zahra semakin bingung. Mengapa orang yang ada di sekitarnya selalu aneh? Saat ini, Nadien mengajak Rania dan Tasya untuk ke kantin. Seperti biasa, menoleh ke arah Zahra-pun, Nadien enggan sekali. "Kantin yuk," ujar Nadien menatap ke arah Tasya dan Rania. "Boleh deh, yuk," ujar Rania. "Gu...gue boleh ikut nggak?" tanya Zahra dengan nada yang sedikit takut. "Udah yuk, Ran. Lo mau

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD