"Ada gue, Al. Gue yang bakal jaga dan lindungi lo, asal kita saling berpegangan dan saling mencintai. Lo mau kan jadi calon istri gue?" Alesha tersenyum tipis kemudian mengangguk. "Iya gue mau." "Makasih, Sayang, aku akan akan selalu mencintaimu. Kita berjuang sama-sama ya." Alesha tersenyum tipis, semoga kali ini adalah pilihan yang tepat, bukan laki-laki yang hanya bisa memberikan kata-kata manis seperti Eza saat itu. *** Setelah keluar dari rumah sakit, Darel mengajak Alesha ke Bandung untuk meminta restu kepada orangtua Darel perihal pernikahan mereka. Tentu saja Lita, ibunya, menolak mentah-mentah, karena sejak awal pertemuan dengan Alesha tidak meninggalkan repons postif. Saat itu Alesha melukai Eza yang membuat Lita tidak suka, ditambah lagi Alesha tidak jelas asal-usulnya. Se

