Apa yang dikatakan Alesha itu benar, Eza tidak mencintai Vania, tetapi hal ini anggap saja sebagai bentuk rasa bersalah Eza karena menjadi sumber masalahnya. Kalau saja Eza tidak selingkuh dengan Vania pasti semua akan baik-baik saja, kalau saja Eza dulu memperkirakan baik dan buruknya pasti semua ini tidak akan terjadi. Dan sekarang Eza sudah menyesal karena telah mengkhianati Alesha, anggap saja ini adalah impas. Dan Eza tidak akan menghalangi seandainya Darel yang bersama Alesha, mantan yang masih dicintainya. "Enggak, Al, anggap aja ini bentuk rasa bersalah gue ke lo yang udah buat hidup lo menderita. Kalaupun gue harus nikah sama Vania, gue ikhlas kok, ya anggap aja udah jalannya seperti itu." Setidaknya Alesha dan Eza pernah bersama walau akhirnya harus terpisah, jujur sampai deti

