Tiga Puluh Empat

219 Words

Darel pun mulai membaca, dan itu berhasil membuat mata Darel langsung membulat. "Gila, emang lo masih cinta sama dia?" Eza menggeleng. "Tapi dia akan mendapat manfaat dari perhitungan ini, dia pikir apa yang dia lakukan itu enggak ada jerat hukumannya? Ada, Rel. Makanya gue akan main halus dulu."  "Dan kenapa lo izin sama gue Alesga? Lo enggak menyesal?"  "Jujur gue sayang sama dia, Rel, tapi gue udah nyakitin dia banget, udah sepantasnya dia bisaun laki-laki, dan itu gue gue, tapi lo." Berani menepuk pundak Darel. "Dan aku tahu dia sangat mencintaimu."  "Lo yakin?"  Eza mengangguk. "Gue enggak mau lihat dia menderita terus, udan ikut dia nikah agar dia lebih berarti dan enggak senang kosong, gue berharap banget lo jagain dia. Dan aku tahu kamu sangat mencintainya. Benar?" Darel ters

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD