Sesuai janji, James mengantar Riri ke butik, meskipun sebenarnya Eve sudah dipercakan untuk mengurus butik. Riri hanya sebagai pemilik. Tapi,terkadang Riri butuh hiburan dan juga rindu pada masa-masa di butik. "Oh..., Cinta!" Pekik Eve. Ia berlari menyambut Riri yang berjalan pelan memasuki butik. James memeluk pundak Riri dengan kuat agar Riri benar-benar aman. "Hai, Eve." "Hai... hai... kalian datang ke sini. Duh.. seneng deh eke, ada temennya." Eve memekik kegirangan. "Eve... hari ini,Riri di sini sampai sore. Nanti sore aku jemput dia. Pastikan dia aman dan gak ngelakuin kerjaan berat. Untuk makan siang, telpon aja Jason, ya. Pastikan makanannya sehat dan bergizi. Ingat, enggak ada kopi," pesan James panjang membuat Eve dan Riri bertukar pandang dengan geli. Eve mencolek James.

