Bab 32

1129 Words

Riri berjalan ke kamar dengan pelan. Sedikit kesusahan karen perutnya sangat besar meskipun baru memasuki usia kandungan bulan ke tujuh.  "Kenapa, sayang?" James menatap Riri yang menghentikan langkahnya. Riri menggeleng, tubuhnya terasa berat."Aku capek." James menggendong Riri dan membawanya ke kamar."kamu makin berat sayang." "Maksudnya aku gendutan gitu?" Riri melotot. James terkekeh. Tangannya mengusap rambut Riri."Di dalam perut kamu kan ada anak kita, sayang. Tentu berat badan kamu nambah. Gendut, sih, iya." Riri mencubit perut James kesal. Bibirnya langsung manyun. James tak kuasa menahan tawanya. Meski sedang terlihat marah, James tak peduli. Dibukanya dress Riri. "Nanti malam aja," kata Riri malas. "Mandi, sayang. Sudah sore. Bukan minta itu. Aku juga tau, kok." James mem

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD